Kandungan vitamin E dan seleniumnya membantu mencegah beberapa jenis kanker
seperti kanker di pankreas, kanker payudara dan menurunkan risiko tertular leukimia. Selenium pada ikan tuna juga berfungsi sebagai detok, yang dapat membersihkan tubuh dari senyawa atau bakteri yang membuat seseorang akhirnya jatuh sakit.
Kandungan asam lemak omega-3 pada tuna bermanfaat dalam :
a) melawan proses awal yang membentuk seseorang terkena katarak;
b) melindungi kesehatan jantung karena mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler,
c) melindungi kesehatan otak karena mampu mencegah peradangan dan selalu mengedarkan darah ke olak sehingga dapat mencegah penurunan kognitif dan penyakit Alzheimer
Sekitar 50% kebutuhan kalori harian Anda juga dapat diturunkan dari asupan tiga ons ikan tuna, yakni senilai 110 kalori. Karenanya, mengganti daging berlemak dengan ikan tuna sebagai sumber utama protein dapat secara efektif mengontrol berat badan Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar